Kisah kesuksesan Om Kobus menegaskan satu hal: konsistensi mengalahkan popularitas; ketekunan memenangkan ego untuk sekadar mengikuti tren.
![]() |
| Yosef Afrianus atau dikenal dengan nama panggung Om Kobus. |
SIANAKAREN.COM -- Yosef Afrianus atau dikenal dengan nama panggung Om Kobus adalah seorang konten kreator yang sangat populer asal NTT. Om Kobus berasal dari Maumere, Sikka, di Pulau Flores yang indah.
Ia dikenal luas karena konten komedi sketsanya yang menggunakan dialek khas Maumere. Dengan jargon "Ah Ah", kontennya sering mengangkat tema kehidupan sehari-hari, relasi, dan parodi situasi sosial yang menghibur dan menggelitik.
Ia sering memerankan berbagai karakter, mulai dari sosok pencari masalah, guru, kepala desa hingga karakter calon legislatif yang penuh sindiran lucu.
Video-videonya sering kali viral di platform seperti YouTube, Facebook, Instagram dan Tiktok, dengan ciri khas humor yang vulgar namun menghibur.
Dari YouTube, Tiktok, Instagram dan Facebook yang dikelolanya, kini ia sudah meraup penghasilan ratusan juta rupiah.
Alhasil, Om Kobus sudah bisa membeli tanah, membangun rumah, dan membantu keluarga, kerabat, serta orangtuanya.
Untuk level lokal, pencapaian yang diraih Om Kobus merupakan hal yang patut diapresiasi. Bahwa konten yang sederhana, yang menggambarkan kehidupan orang-orang desa secara otentik, mendapat tempat di hati banyak orang.
Selain menjadi komedian, ia juga terjun ke dunia musik dengan nama OM KOBUS AH AH. Lagu perdananya berjudul "Balas Dua Kali" yang dirilis Maret 2026 lalu bisa diakses di Spotify OM KOBUS AH AH yang memiliki ribuan pendengar bulanan.
Ada cerita menarik di balik kesuksesan Om Kobus sebagai konten kreator, suatu profesi yang sebenarnya tidak dia kenal sama sekali satu dasawarsa yang lalu.
Ketika diwawancarai wartawan Media Indonesia tahun 2025 lalu, Om Kobus bercerita bahwa ia mulai menjadi konten kreatos dengan pertama-tama menjadi Youtuber pada tahun 2018. Saat itu, dia kesulitan uang karena terjebak judi online (judol).
Uang yang dikirim orangtuanya untuk biaya registrasi bulanan di kampusnya Universitas Nusa Nipa Maumere, terkuras habis untuk bermain judol. Ia tak lagi fokus kuliah. Judol benar-benar menguras uang dan pikirannya. Ia seperti kehilangan arah.
Namun, dari "kegelapan malam" itu, ia menemukan solusinya. Ini bukti bahwa ia memiliki kekuatan doa. Tak seperti banyak orang yang tak bisa keluar dari "zona nyaman" judol hingga berakhir tragis.
Alumnus SMAN 1 Talibura ini pun iseng-iseng membuka YouTube, dan mencari tahu trik-trik untuk mendapatkan uang. Berbekal selera humornya yang sudah dikenal teman-temannya di kampus Unipa, dia pun serius merintis bisnis digital.
Pria kelahiran Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, ini fokus menggarap konten-konten komedi dan mendapat respon positif oleh penonton Youtube.
Konten-kontennya mulai dikenal luas saat dia mulai berkolaborasi dengan Lena, influencer yang kala itu sudah punya banyak pengikut di TikTok. Produktivitasnya meningkat berkat semangat dan konsistensi mengunggah satu konten di YouTube setiap dua hari.
Uang yang dia hasilkan bisa dipakai untuk membiayai kuliahnya sampai lulus di FKIP PGSD Unipa. Setelah lulus, dia lebih fokus terjun ke dunia media digital.
Ciri khasnya yang melekat; suka marah-marah, lugu, teriak-teriak, marah-marah ala bapak-bapak Flores, selalu dinantikan para penggemarnya. Dia juga suka membuat konten parodi dengan gaya dan karakter yang sudah melekat tersebut.
Sejak tahun 2022, Om Kobus dikenal sebagai salah satu streamer TikTok yang punya banyak pengikut. Dia masuk jajaran 10 besar host TikTok di NTT. Konten-kontennya pun rata-rata ditonton lebih dari satu juta kali di TikTok.
Endorsement pun mulai berdatangan. Mulai dari produk minuman dan makanan.
Ia tak bekerja sendirian. Ia membentuk manajemen produksi bersama teman-temannya yang berisikan kameraman, video editor hingga partner konten.
Dari jerih payahnya yang dirintis 8 tahun silam, kini Om Kobus menikmati hasilnya. Dalam sebulan ia bisa meraup pundi-pundi dari seluruh akun sosmednya ratusan juta.
Kisah kesuksesan Om Kobus menegaskan satu hal: konsistensi mengalahkan popularitas; ketekunan memenangkan ego untuk sekadar mengikuti tren.
Berikut jumlah pengikut media sosial Om Kobus per April 2026:
- Facebook: 1,5 juta
- TikTok: 1,3 juta
- Instagram: 718.000
- Youtube: 541.000


COMMENTS