--> Provinsialat OFM Indonesia Bantah Tuduhan Mgr. Paskalis Punya Anak | Si Anak Aren

Provinsialat OFM Indonesia Bantah Tuduhan Mgr. Paskalis Punya Anak

Persaudaraan OFM Provinsi Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan Mgr. Paskalis punya anak adalah sebuah dusta yang tidak berdasarkan fakta.

Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM.

SIANAKAREN.COM -- Tuduhan keji terhadap mantan Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM terus dilancarkan sekelompok orang.

Terbaru, beredar tuduhan bahwa sejak menjadi Magister Novis di Depok, Jawa Barat, Mgr. Bruno memiliki seorang anak sebagai hasil dari sebuah perselingkuhan (affair) dengan seorang perempuan.

Adapun, Mgr. Paskalis kemudian mendapat penugasan dari OFM Provinsi Indonesia sebagai magister novis untuk para frater calon OFM di Novisiat OFM di Depok, Jawa Barat pada tahun 1996 hingga tahun 2001 sekaligus bertugas di Paroki Santo Herculanus, Depok.

Tugas itu diembannya setelah menyelesaikan pendidikan bidang spiritualitas Fransiskan di Universitas Kepausan Antonianum, Roma, Italia pada tahun 1993 hingga 1996.

Dalam surat klarifikasi bernomor No.022.101.089 yang dirilis pada tanggal 2 Maret 2026 yang lalu, Persaudaraan OFM Provinsi St. Michael Malaikat Agung Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut adalah sebuah dusta yang tidak berdasarkan pada fakta.

"Hari-hari ini kita mendengar desas-desus yang menyatakan bahwa Saudara kita ini, sejak menjadi Magister Novis di Depok, memiliki seorang anak sebagai hasil dari sebuah perselingkuhan (affair) dengan seorang perempuan. Informasi ini tidak hanya mendiskreditkan Mgr. Paskalis, tetapi juga Provinsi kita dan Ordo kita pada umumnya. Selain itu, informasi ini juga menimbulkan banyak pertanyaan, perdebatan, keresahan dan kebingungan dalam diri para saudara, umat dan semua yang berkehendak baik," bunyi surat itu.

Pimpinan Provinsialat OFM Indonesia ingin meluruskan bahwa Mgr. Paskalis tidak pernah memiliki anak dari seorang perempuan. Hal ini sesuai dengan klarifikasi dan pembuktian fakta.

"Kami merasa perlu mengklarifikasi bahwa informasi yang beredar tersebut adalah rumor dan dusta. Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM tidak pernah memiliki anak. Kami menjamin klarifikasi ini sesuai dengan fakta dan kebenaran."

Pimpinan tertinggi OFM Indonesia pun memohon dukungan konfrater dan umat agar tidak menyebarluaskan informasi dusta yang berasal dari pihak-pihak yang tidak menyukai kepribadian dan kepemimpinan Mgr. Paskalis.

"Kami berharap agar para saudara mengabaikan informasi negatif tersebut. Kami juga memohon doa dan dukungan bagi Saudara kita, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM dalam hari-hari ini agar beliau senantisa diberi kesehatan jasmani dan rohani."

Mgr. Paskalis "Dipaksa" Undur Diri

Sebelumnya, Mgr. Paskalis "dipaksa" mengundurkan diri dari tugas penggembalaan sebagai Uskup Bogor pada 19 Januari 2026.

Takhta Suci Vatikan pun menunjuk Mgr. Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor. Mgr. Harsono adalah Uskup Purwokerto yang menjabat sejak tahun 2018 lalu.

Perpisahan dilakukan di Katedral Bogor dalam suasana penuh haru.

Kurang lebih 11 tahun Mgr. Paskalis menggembalakan umat-Nya di Keuskupan Bogor sejak ditahbiskan sebagai uskup Bogor pada 22 Februari 2014.

Dalam kesempatan perpisahan dan pembacaan surat pengunduran dirinya, Mgr. Paskalis mengutip sebuah ayat yang sangat indah dari Surat Rasul Paulus yang kedua kepada Timotius 4:7 untuk merefleksikan pengunduran dirinya:

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”

"Di balik setiap keputusan administratif, saya mengimani ada tangan Tuhan yang sedang merajut rencana-Nya. Saya menerima ini dengan sukacita batin, karena ketaatan kepada Takhta Suci adalah janji yang Ia pegang teguh."

Ini adalah sebuah permenungan yang sangat mendalam, sebagaimana ia sendiri adalah seorang spiritualis Fransiskan.

Ia tak merasa puas diri dengan perjalanan 34 tahun menjadi imam dan 11 tahun menjadi uskup. "Garis akhir" baginya adalah totalitas pelayanan yang terus berlanjut di area pertandingan lainnya.

Keputusan ini tentu merupakan sesuatu mengejutkan. Namun, dari sini Mgr. Paskalis mengajarkan tentang kerendahan hati untuk melayani tak harus dengan menduduki jabatan hirarki gereja.

Sebagaimana Oktober 2024 lalu, ia pernah menolak dilantik sebagai Kardinal, jabatan yang tentu dirindukan banyak uskup.

Terdapat dimensi spiritualitas yang tak bisa dicerna secara kasat mata lahiriah. 

Mgr. Paskalis adalah jalan kesaksian iman nyata di tengah godaan dan jual-beli jabatan dan kekuasaan duniawi.

Ia akan tetap berkarya sebagai Uskup Emeritus. Usianya baru 63 tahun. Secara fisik, tentu masih segar. Di sisi lain, masa pensiun sebagai uskup pun baru terjadi ketika memasuki usia 75 tahun.

Pengunduran diri Mgr Paskalis bukan menjadi akhir tetapi sebuah transisi rohani yang membuka bab baru dalam sejarah Keuskupan Bogor di bawah gembala baru.

Riwayat Hidup Mgr. Paskalis

Mgr. Paskalis lahir 17 Mei 1962 di Ranggu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dari pasangan Bapak Yohanes Dani dan Ibu Hilaria Kambaria.

Mgr. Paskalis menjalani pendidikan SMP dan SMA di Seminari Pius XII Kisol, Kabupaten Manggarai Timur, dimulai pada tahun 1975.

Pada tahun 1981 ia mulai menjalani pendidikan novisiat yang menuju ke panggilan imamatnya dengan masuk menjadi anggota Ordo Saudara Dina di Papringan, Depok, Yogyakarta.

Ia novisiat pada 15 Juli 1982. Setahun kemudian, pada 15 Juli 1983 ia melaksanakan profesi pertama.

Pada tahun 1983, ia mulai menjalani studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta dan lulus sebagai sarjana muda (BA) filsafat pada tahun 1987 bersama sejumlah mahasiswa Yesuit.

Generasi Mgr. Paskalis merupakan generasi terakhir mahasiswa STF yang harus menempuh ujian BA, sebelum dapat melanjutkan studi lanjut dalam bidang filsafat untuk memperoleh gelar doktorandus (Drs).

Beberapa tahun setelah menjalani tahun–tahun orientasi pastoral, Mgr. Paskalis melanjutkan dengan studi teologi di Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma di Kampus Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, Sleman, Yogyakarta.

Mgr. Paskalis melakukan profesi kekal pada 22 Januari 1989 dan menerima tahbisan imamat pada 2 Februari 1991 di Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat, Cipanas, Jawa Barat dari Uskup Bogor, Mgr. Ignatius Harsono. Sesudah tahbisan ia menerima tugas sebagai Pastor Pembantu di Paroki Moanemani, Keuskupan Jayapura, hingga tahun 1993.

Ia kemudian bertugas untuk mempelajari spiritualitas Fransiskan di Universitas Kepausan Antonianum, Roma, Italia sejak tahun 1993 hingga 1996.

Mgr. Paskalis kemudian mendapat penugasan dari OFM Provinsi Indonesia sebagai magister novis untuk para frater calon OFM di Novisiat OFM di Depok, Jawa Barat pada tahun 1996 hingga tahun 2001 sekaligus bertugas di Paroki Santo Herculanus, Depok.

Kemudian menjadi imam pendamping frater-frater di komunitas OFM dan menjadi anggota Dewan Provinsi OFM Indonesia. 

Ia juga sempat menjadi Dewan Penasihat Keuskupan Agung Jakarta, semasa Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J. menjadi Uskup Agung dan Mgr. Ignatius Suharyo menjadi Uskup Agung Koajutor.

Ia kemudian terpilih menjadi Provinsial OFM dalam Sidang Provinsi pada tahun 2001 dan bertugas hingga 2007 dan kemudian terpilih kembali pada tahun 2007 hingga pada tahun 2009 ia diangkat menjadi Definitor General OFM. untuk wilayah Asia dan Oseania seperti India, Pakistan, Jepang, Australia-Selandia Baru, dan juga Indonesia, dan bertugas di Generalat OFM di Roma, Italia.

Pada 21 November 2013, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Bogor, menggantikan Uskup sebelumnya, Mgr. Cosmas Michael Angkur, O.F.M., yang memasuki usia pensiun, yang pada hari itu pengunduran dirinya diterima.

Ia ditahbiskan menjadi Uskup pada Sabtu, 22 Februari 2014, bertepatan dengan Pesta Takhta Santo Petrus, bertempat di Sentul International Convention Center, Bogor.

Ia memilih mottonya sebagai Uskup:

"Magnificat anima mea dominum" yang berarti "Jiwaku memuliakan Tuhan" (Luk1:46)

Ini merupakan awalan dari Kidung Maria (Magnificat), sebagai refleksi perjalanan hidup menggerejanya dan penghormatan terhadap Bunda Maria.

Dalam motto tersebut, terkandung penyerahan iman yang total terhadap penyelenggaraan karya Allah.

Mgr. Paskalis kini juga telah menjadi Ketua Komisi Kateketik KWI. Ia sangat mencintai anak muda, dan fokus pastoralnya kepada keluarga. Ia kini juga memberdayakan keuskupannya kepada katekis-katekis muda yang juga dari UNIKA Atma Jaya.

Pada 17 November 2022, Mgr Paskalis menempati posisi sebagai Sekretaris Jendral Konfrensi Wali Gereja di kepengurusan hingga 2025.

Pada 6 Oktober 2024, Mgr Paskalis diangkat sebagai kardinal baru, diumumkan oleh Paus Fransiskus setelah doa Angelus (Malaikat Tuhan) di Vatikan. 

Bersama dengan Mgr Paskalis, diangkat 20 kardinal baru di seluruh dunia, yang akan dikukuhkan pada Konsistori untuk pembentukan Kardinal baru pada tanggal 8 Desember 2024 pada Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda di Vatikan.

Namun pada 23 Oktober 2024, waktu Indonesia, tersiar kabar bahwa Mgr. Paskalis meminta agar namanya tidak dimasukkan dalam daftar para calon kardinal pada Konsistori yang akan datang. 

Mgr. Paskalis mengajukan penolakannya untuk diangkat menjadi kardinal karena merasa masih ingin lebih bertumbuh dalam kehidupan imamatnya. 

Ia juga menyatakan keinginannya untuk terus berkembang dalam pelayanan kepada Gereja dan umat Allah.

Paus Fransiskus telah menerima dan menyetujui permohonan Mgr. Paskalis untuk tidak diangkat sebagai kardinal.

Kini, Mgr. Paskalis telah menjadi Uskup Emeritus dengan tetap melayani umat.*

COMMENTS

Entri yang Diunggulkan

Provinsialat OFM Indonesia Bantah Tuduhan Mgr. Paskalis Punya Anak

Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM. SIANAKAREN.COM -- Tuduhan keji terhadap mantan Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM terus dilancark...

Nama

4 Wanita Pesta Miras,1,Ade Chaerunisa,1,Adonara,1,Advetorial,1,Ahmad Sahroni,1,Aktor Politik,7,Alex Longginus,2,Andreas Hugo Pareira,3,Anggota DPRD TTU,1,Ansar Rera,1,Ansy Jane,1,Ansy Lema,28,Ansy Lema for NTT,3,Apel Hari Pancasila Ende,1,Bandara Ende,1,Bandara Maumere,1,Bank NTT,1,Bapa Sindi,1,Bapa Suci,1,Bayi Menangis,1,Bela Negara,1,Bentrok Antar Gereja,1,Berita Flores,1,Bertrand Peto,1,Bertrand Pulang Kampung,1,Beta Cinta NTT,4,Betrand Peto,1,Bupati Sikka,1,Cafe Alung,1,Calon Gubernur NTT,6,Calon Gubernur PDIP,1,Car Free Night,1,Carlo Ancelotti,1,Catar Akpol Polda NTT,1,Dana Pensiun,1,Danau Kelimutu,1,Danau Tiga Warna,1,Degradasi Pancasila,1,Desa Fatunisuan,1,Doktor Filsafat dari Nagekeo,1,DPD Hanura NTT,1,DPO Kasu Vina,1,DPRD Nagekeo,2,Dr. Sylvester Kanisius Laku,1,El Asamau,1,Elektabilitas Ansy Lema,1,Elon Musk,1,Ende,3,Erupsi Gunung Lewotobi,2,Euro 2024,1,Film Vina,1,Flores,1,Flores NTT,1,Flores Timur,4,GABK,1,Gen Z,1,GPIB,1,Gubenur NTT,1,Gubernur NTT 2024,1,Gugat Cerai,1,Gunung Kelimutu,1,Gunung Lewotobi,2,Guru Remas Payudara,1,Gusti Brewon,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia,1,Hendrik Fonataba,1,Hukrim,24,Hukum-Kriminal,14,Humaniora,190,Ikatan Dosen Katolik,1,IKDKI,1,Influencer NTT,1,Insight,15,Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus,1,Jane Natalia,1,Jual Beli Tanah,1,Kadis Koperasi,1,Kaka Ansy,3,Kakek Sabono,1,Kasus Kriminal di NTT,1,Kata-Kata Elon Musk,1,Kata-Kata Inspiratif,2,Kejati NTT,2,Kekerasan Seksual di NTT,1,Keluarga Onsu,1,Kepsek di Rote Ndao,1,Kepsek di TTU,1,Keuskupan Labuan Bajo,1,Keuskupan Maumere,1,KKB,1,Komodo,1,Komuni Pertama,1,Kongres PMKRI,1,Kontroversi PMKRI,1,Korban Longsor,1,Kota Kupang,1,Kunjungan Paus ke Indonesia,1,Labuan Bajo,1,Ledakan Gas,1,Lemondial Business School,1,Liga Champions,1,Longsor di Ende,1,Longsor di Flores,1,Longsor di Nagekeo,1,Mafia Tanah,1,Mahasiswa Nagekeo,1,Malaysia,1,Mama Sindi,1,Maumere Viral,1,Max Regus,1,Media di NTT,1,Megawati,1,Megawati ke Ende,1,Melki Laka Lena,1,Mesum Dalam Mobil,1,Mgr Ewald Sedu,1,Milenial Sikka,1,MK,1,Model Bali,1,Nagekeo,1,Nasional,46,Nelayan NTT,1,Nenek Tenggelam,1,Nona Ambon,1,NTT,1,Pamulang,1,Panti Asuhan Naungan Kasih,1,Papua,1,Pariwisata,6,Paroki Nangahure,1,Pastor Paroki Kisol,1,Pater Budi Kleden SVD,1,Paulus Budi Kleden,2,Paus Fransiskus,3,Paus Fransiskus Tiba di Indonesia,1,Pegi alias Perong,2,Pegi Setiawan,2,Pekerja NTT di Malaysia,1,Pelaku Penikaman,1,Pemain Naturalisasi,1,Pemerkosaan di NTT,1,Pemerkosaan Guru,1,Penggerebekan,1,Pensiunan Bank NTT,1,perempuan dan anak ntt,1,Perempuan NTT,1,Pertanian NTT,1,Piala Liga Champios,1,Pilgub NTT,23,Pilkada NTT,1,Pj Bupati Nagekeo,2,PMI NTT,1,PMKRI,1,PMKRI Papua,1,Polda NTT,1,Politik,35,Polres Sikka,1,Polresta Kupang Kota,1,Pos Kupang,1,Profil Ansy Lema,1,Putra Nagekeo,1,Putusan MK Terbaru,1,Raimudus Nggajo,2,Raja UCL,1,Rasis NTT,1,Refafi Gah,1,Rekonsiliasi Kasus Pamulang,1,Relawan Bara Juang,1,Remi Konradus,1,Rista,1,Rista Korban Ledakan Gas,1,Romo Gusti,1,Romo Max Regus,1,Rote Ndao,1,Ruben Onsu,2,Sabono dan Nona Ambon,1,Safari Politik Ansy Lema,1,Sarwendah,2,Seleksi Akpol 2024,1,Seminari BSB Maumere,1,Sengketa Lahan,1,Shayne Pattyanama,1,Sikka,1,Sis Jane,1,Solar Panel Listrik,1,Spanyol vs Kroasia,1,Status Gunung Kelimutu,1,STF Driyarkara,1,Sumba,1,Sumba Tengah,1,Survei Ansy Lema,1,Survei Charta Politika,1,Survei Indikator Politik,1,Susana Florika Marianti Kandaimau,1,Suster Inosensi,1,Tanah Longsor,1,Tenaga Kerja NTT,1,Tersangka EP,1,Timor Express,1,TPNPM-OPM,1,TTU,2,Universalia,3,Untar,1,Uskup Agung Ende,3,Uskup Baru,3,Uskup Labuan Bajo,2,Uskup Maumere,1,Uskup Max Regus,1,Veronika Lake,1,Video Panas,1,Vina Cirebon,2,Viral NTT,1,Wanita Open BO,1,Yohanis Fransiskus Lema,10,
ltr
item
Si Anak Aren: Provinsialat OFM Indonesia Bantah Tuduhan Mgr. Paskalis Punya Anak
Provinsialat OFM Indonesia Bantah Tuduhan Mgr. Paskalis Punya Anak
Persaudaraan OFM Provinsi Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan Mgr. Paskalis punya anak adalah sebuah dusta yang tidak berdasarkan fakta.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQPdeDxyTZgOUpuz6zcGzKLfVntAL_WTZPulb5NM0qwUUdIUddZn2KFGnwezOXrYUEQw201Fnbrh3o77bAlt8hGfL-_KYbpgYNIvD1wEWt3c6rRwKMCABDl9Czulzsg62V4scn-gVzfvmdM0QlA-mel1dca68JjqgfbQHL-mHneXB3dC1PrwPFGRDf1Cw/w651-h351/Provinsialat%20OFM%20Indonesia%20Bantah%20Tuduhan%20Mgr.%20Paskalis%20Punya%20Anak.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQPdeDxyTZgOUpuz6zcGzKLfVntAL_WTZPulb5NM0qwUUdIUddZn2KFGnwezOXrYUEQw201Fnbrh3o77bAlt8hGfL-_KYbpgYNIvD1wEWt3c6rRwKMCABDl9Czulzsg62V4scn-gVzfvmdM0QlA-mel1dca68JjqgfbQHL-mHneXB3dC1PrwPFGRDf1Cw/s72-w651-c-h351/Provinsialat%20OFM%20Indonesia%20Bantah%20Tuduhan%20Mgr.%20Paskalis%20Punya%20Anak.jpg
Si Anak Aren
https://www.sianakaren.com/2026/03/provinsialat-ofm-indonesia-bantah-tuduhan-mgr-paskalis-punya-anak.html
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/2026/03/provinsialat-ofm-indonesia-bantah-tuduhan-mgr-paskalis-punya-anak.html
true
135189290626829409
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy