Israel melancarkan serangan udara baru yang menargetkan Iran dan memperluas serangannya hingga mencakup serangan terhadap militan Hizbullah.
![]() |
| Israel serang Hizbullah di Lebanon. |
SIANAKAREN.COM -- Israel melancarkan serangan udara baru yang menargetkan Iran dan memperluas serangannya hingga mencakup serangan terhadap militan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon pada hari Senin (2/3).
Ini dilakukan setelah Hizbullah mengatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Sabtu (28/2).
Kantor berita negara Lebanon, NNA, mengatakan penghitungan awal menunjukkan 31 orang tewas dan 149 luka-luka dalam serangan tersebut, yang menurut Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut yang dikuasai Hizbullah.
Israel mengatakan pihaknya juga menyerang militan senior Hizbullah.
Serangan balasan antara Hizbullah dan Israel, yang terjadi setelah gencatan senjata yang dimediasi AS pada tahun 2024, memperluas konflik yang telah menyebar di Timur Tengah sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada hari Sabtu, menyebabkan harga minyak melonjak dan mengganggu perjalanan udara.
Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan operasi tempur melawan Hizbullah dapat berlangsung lama, berhari-hari.
"Ini membutuhkan kesiapan pertahanan yang kuat dan kesiapan ofensif yang berkelanjutan, beroperasi dalam gelombang terus-menerus sambil terus memanfaatkan peluang," kata Zamir dalam sebuah pernyataan.
Israel juga melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran.
Ledakan terdengar di berbagai bagian Teheran, dengan serangan di kota Sanandaj di provinsi Kurdistan barat Iran menewaskan sedikitnya tiga orang, kata media pemerintah.
Tak lama setelah pukul 07.00 pagi (0500 GMT), sirene serangan udara berbunyi di seluruh Israel, termasuk di Tel Aviv dan Yerusalem, memperingatkan serangan baru Iran.
Rudal diluncurkan dari bagian tengah Iran menuju "lokasi musuh", kata media pemerintah Iran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran dalam sebuah pernyataan mengatakan gelombang rudal menargetkan kompleks pemerintah Israel di Tel Aviv, serta pusat militer dan keamanan di Haifa dan daerah di Yerusalem Timur, mengatakan serangan itu akan meluas dan sirene serangan udara di Israel "tidak akan pernah berhenti".
Presiden AS Donald Trump dalam wawancara pada hari Minggu dengan beberapa media mengatakan serangan militer AS-Israel terhadap target Iran dapat berlanjut setidaknya selama empat minggu.
Pangkalan Inggris di Siprus Dihantam, Ledakan di Qatar, Kuwait, UEA
Kuwait mengatakan pertahanan udaranya mencegat drone musuh sementara kedutaan besar AS di negara Teluk itu mengeluarkan peringatan untuk berlindung karena ancaman serangan rudal dan drone musuh.
Saksi mata melihat kehadiran keamanan yang besar, ambulans, dan truk pemadam kebakaran di dekat kedutaan besar AS, sementara sebuah video yang diperoleh Reuters menunjukkan asap hitam mengepul dari daerah sekitarnya.
Saksi mata Reuters juga mendengar ledakan keras di Dubai, ibu kota Qatar Doha, dan Samha, sekitar 50 km (31 mil) dari Abu Dhabi.
Sebuah serangan drone menghantam pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Akrotiri, Siprus, semalam, menyebabkan kerusakan terbatas dan tidak ada korban jiwa, kata presiden pulau itu dan kementerian pertahanan Inggris pada hari Senin, dalam serangan pertama di pangkalan tersebut sejak serangan oleh militan Libya pada tahun 1986, dan peningkatan yang signifikan dalam konflik tersebut.
Militer Israel mengatakan pada Minggu malam bahwa angkatan udaranya telah membangun superioritas udara di atas Teheran, dan bahwa gelombang serangan di seluruh ibu kota telah menargetkan pusat intelijen, keamanan, dan komando militer.
Sebuah sumber yang diberi pengarahan tentang operasi Israel terhadap Iran mengatakan serangan sejauh ini jauh lebih intens dan luas daripada perang 12 hari antara kedua negara pada Juni lalu.
Gelombang pasukan cadangan Israel lainnya akan dipanggil dalam 48 jam ke depan, kata sumber tersebut, menambahkan bahwa Israel mampu mendatangkan senjata sebanyak mungkin dalam beberapa minggu terakhir, yang berarti tidak ada kekurangan kemampuan defensif dan ofensif.
SERANGAN AKAN TERUS BERLANJUT TANPA HENTI, KATA GEDUNG PUTIH
Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa meskipun Trump pada suatu saat akan berbicara dengan calon pemimpin baru di Iran, kampanye militer akan terus berlanjut.
"Presiden Trump mengatakan calon pemimpin baru di Iran telah mengindikasikan bahwa mereka ingin berbicara dan pada akhirnya dia akan berbicara. Untuk saat ini, Operasi Epic Fury terus berlanjut tanpa henti," kata pejabat itu.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada hari Minggu mengatakan dewan kepemimpinan yang terdiri dari dirinya sendiri, kepala peradilan, dan anggota Dewan Penjaga yang berpengaruh telah sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi.
Dalam sebuah unggahan X pada hari Senin, Ali Larijani, yang merupakan penasihat Khamenei Iran, mengatakan negaranya tidak akan bernegosiasi dengan Trump.
Dia mengatakan presiden AS memiliki "ambisi yang delusi" dan sekarang khawatir tentang korban jiwa di pihak AS.*
Sumber: Reuters


COMMENTS