--> Bela Khamenei | Si Anak Aren

Bela Khamenei

Hamdalah, Indonesia masih punya perempuan teguh berpendirian, bernama Megawati yang membela Iran dan bangsa terjajah mengikuti ayahnya Bung Karno.

Megawati di usia 14 tahun.

Oleh: Dahlan Iskan

Kamis, 05 Maret 2026


Hamdalah, Indonesia masih punya perempuan teguh berpendirian, bernama Megawati.

Perlukah Presiden Indonesia mengucapkan dukacita atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei?

Itulah yang sedang viral di medsos. Utamanya setelah Megawati Soekarnoputri memublikasikan ucapan dukacitanya ke publik.

Belasungkawa Mega begitu spesial: dua halaman. Isinya pun cukup emosional: menunjukkan solidaritas sebagai sesama anggota Nonblok, sesama negara Islam, dan sesama berjiwa nasionalistis.

Anda bisa membaca sendiri isinya: sampai menguraikan riwayat masa muda Ayatollah Khamenei yang ternyata mengagumi Bung Karno.

Mega juga menceritakan pengalamannya saat sebagai Presiden ke-5 RI: berkunjung ke kediaman Ayatollah Khamenei di Tehran. Terkesan dengan hangatnya penyambutan.

Lalu Mega mengundangnya ke Indonesia. Baik untuk menghadiri musyawarah besar alim ulama sedunia maupun ulang tahun KTT Asia Afrika.

Lalu ada yang bertanya di medsos: "apakah presiden Indonesia sudah mengucapkan dukacita?"

Saya juga belum pernah membaca ada ucapan dukacita itu. Mungkin karena saya tidak tahu --sedang di Shanghai. 

Yang sudah saya baca adalah dari perdana menteri Pakistan, Bangladesh, Irak, dan tetangga di utara Iran, termasuk Presiden Turkiye Thayib Erdogan. Lalu Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Negara-negara Barat juga belum ada yang mengucapkan dukacita. Bukan belum, mungkin memang tidak mau.

Malaysia juga tidak. Pun Mesir, apalagi negara-negara Arab sekitarnya yang kini ikut jadi sasaran kemarahan Iran --karena ada pangkalan militer Amerika di negara-negara itu.

Saya bukan lulusan hubungan internasional. Saya tidak tahu seperti apa tata krama internasional dalam menghadapi kejadian seperti itu. 

Mungkin negara-negara Barat menganggap Ayatollah Khamenei adalah penjahat sehingga untuk apa memberi simpati kepadanya.

Megawati menganggap Ayatollah Khamenei sebagai teladan konsistensi seorang kepala negara dalam membela kedaulatan. Akan tetapi Megawati bukan lagi kepala negara. 

Di ucapan dukacita itu dia mewakili pribadi, Presiden ke-5 Indonesia, keluarga PDI Perjuangan, dan keluarga besar Bung Karno. Megawati tidak perlu merasa takut akan konsekuensi ucapan dukacita itu.

Beda dengan posisi kepala negara yang masih menjabat, apalagi kepala negara itu baru saja menandatangani perjanjian dagang dengan Amerika --yang salah satu pasalnya mengatur sikap apa yang boleh dilakukan terhadap negara lain yang sedang dimusuhi Amerika. Itu bisa menjadi isu sensitif di dalam negeri.

Maka para jagoan diplomasi harus bisa menemukan kalimat khusus yang bisa ditafsirkan simpati oleh Iran tetapi tidak bisa ditafsirkan membela Iran oleh Amerika. Diplomat semestinya ahli dalam menemukan rumusan kalimat "penyelamat" yang diperlulan.

Ini baik juga untuk latihan bagi mahasiswa jurusan hubungan internasional: cobalah temukan kalimat itu lalu kirim ke dosen Anda. Siapa tahu Anda bisa langsung diwisuda jadi sarjana.

Presiden Donald Trump terbukti menyusahkan dunia, termasuk menyusahkan Indonesia. Pasar modal Indonesia kembali hancur. Kemarin. Lebih hancur dari situasi genting bulan lalu.

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia jatuh ke level di bawah kejatuhan yang lalu: kemarin sore ditutup dengan angka tinggal 7.548. Anjlok habis.

Saham-saham energi berguguran. GoTo kembali ke gocap. ELPI yang di krisis bulan lalu justru paling moncer kali ini tersungkur. 

Saham perusahaan logistik perkapalan offshore itu jadi "juara" jatuh yang terdalam, padahal baru saja dapat kredit dari Bank Mandiri sebesar Rp395 miliar.

Semua bursa saham di Asia memang rontok, bahkan di seluruh dunia. Serangan IsAm ke Iran telah begitu buruk akibatnya --tidak hanya bagi Iran. 

Rupiah pun ikut tersungkur. Kelihatannya orang berduit ramai-ramai cari selamat. Mereka lari ke emas dan dolar. Rupiah sudah melemah ke posisi Rp16.872/dolar. Sedih.

Dukacita rupanya tidak hanya untuk Ayatollah Khamenei,  tetapi juga untuk harga saham dan kurs mata uang di Indonesia. 

Untung pagi tadi matahari masih tetap terbit. Masih dari timur. Pun di langit Shanghai ini.(*)

COMMENTS

Entri yang Diunggulkan

Mengkritisi dan Mengevaluasi Program MBG dalam Pendidikan

Ketua BEM Universitas Tamansiswa Diyan Dewana Jaya. Oleh: Diyan Dewana Jaya Ketua BEM-FT Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa 2025 Pendidika...

Nama

4 Wanita Pesta Miras,1,Ade Chaerunisa,1,Adonara,1,Advetorial,1,Ahmad Sahroni,1,Aktor Politik,7,Alex Longginus,2,Andreas Hugo Pareira,3,Anggota DPRD TTU,1,Ansar Rera,1,Ansy Jane,1,Ansy Lema,28,Ansy Lema for NTT,3,Apel Hari Pancasila Ende,1,Bandara Ende,1,Bandara Maumere,1,Bank NTT,1,Bapa Sindi,1,Bapa Suci,1,Bayi Menangis,1,Bela Negara,1,Bentrok Antar Gereja,1,Berita Flores,1,Bertrand Peto,1,Bertrand Pulang Kampung,1,Beta Cinta NTT,4,Betrand Peto,1,Bupati Sikka,1,Cafe Alung,1,Calon Gubernur NTT,6,Calon Gubernur PDIP,1,Car Free Night,1,Carlo Ancelotti,1,Catar Akpol Polda NTT,1,Dana Pensiun,1,Danau Kelimutu,1,Danau Tiga Warna,1,Degradasi Pancasila,1,Desa Fatunisuan,1,Doktor Filsafat dari Nagekeo,1,DPD Hanura NTT,1,DPO Kasu Vina,1,DPRD Nagekeo,2,Dr. Sylvester Kanisius Laku,1,El Asamau,1,Elektabilitas Ansy Lema,1,Elon Musk,1,Ende,3,Erupsi Gunung Lewotobi,2,Euro 2024,1,Film Vina,1,Flores,1,Flores NTT,1,Flores Timur,4,GABK,1,Gen Z,1,GPIB,1,Gubenur NTT,1,Gubernur NTT 2024,1,Gugat Cerai,1,Gunung Kelimutu,1,Gunung Lewotobi,2,Guru Remas Payudara,1,Gusti Brewon,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia,1,Hendrik Fonataba,1,Hukrim,24,Hukum-Kriminal,14,Humaniora,192,Ikatan Dosen Katolik,1,IKDKI,1,Influencer NTT,1,Insight,15,Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus,1,Jane Natalia,1,Jual Beli Tanah,1,Kadis Koperasi,1,Kaka Ansy,3,Kakek Sabono,1,Kasus Kriminal di NTT,1,Kata-Kata Elon Musk,1,Kata-Kata Inspiratif,2,Kejati NTT,2,Kekerasan Seksual di NTT,1,Keluarga Onsu,1,Kepsek di Rote Ndao,1,Kepsek di TTU,1,Keuskupan Labuan Bajo,1,Keuskupan Maumere,1,KKB,1,Komodo,1,Komuni Pertama,1,Kongres PMKRI,1,Kontroversi PMKRI,1,Korban Longsor,1,Kota Kupang,1,Kunjungan Paus ke Indonesia,1,Labuan Bajo,1,Ledakan Gas,1,Lemondial Business School,1,Liga Champions,1,Longsor di Ende,1,Longsor di Flores,1,Longsor di Nagekeo,1,Mafia Tanah,1,Mahasiswa Nagekeo,1,Malaysia,1,Mama Sindi,1,Maumere Viral,1,Max Regus,1,Media di NTT,1,Megawati,1,Megawati ke Ende,1,Melki Laka Lena,1,Mesum Dalam Mobil,1,Mgr Ewald Sedu,1,Milenial Sikka,1,MK,1,Model Bali,1,Nagekeo,1,Nasional,46,Nelayan NTT,1,Nenek Tenggelam,1,Nona Ambon,1,NTT,1,Pamulang,1,Panti Asuhan Naungan Kasih,1,Papua,1,Pariwisata,6,Paroki Nangahure,1,Pastor Paroki Kisol,1,Pater Budi Kleden SVD,1,Paulus Budi Kleden,2,Paus Fransiskus,3,Paus Fransiskus Tiba di Indonesia,1,Pegi alias Perong,2,Pegi Setiawan,2,Pekerja NTT di Malaysia,1,Pelaku Penikaman,1,Pemain Naturalisasi,1,Pemerkosaan di NTT,1,Pemerkosaan Guru,1,Penggerebekan,1,Pensiunan Bank NTT,1,perempuan dan anak ntt,1,Perempuan NTT,1,Pertanian NTT,1,Piala Liga Champios,1,Pilgub NTT,23,Pilkada NTT,1,Pj Bupati Nagekeo,2,PMI NTT,1,PMKRI,1,PMKRI Papua,1,Polda NTT,1,Politik,35,Polres Sikka,1,Polresta Kupang Kota,1,Pos Kupang,1,Profil Ansy Lema,1,Putra Nagekeo,1,Putusan MK Terbaru,1,Raimudus Nggajo,2,Raja UCL,1,Rasis NTT,1,Refafi Gah,1,Rekonsiliasi Kasus Pamulang,1,Relawan Bara Juang,1,Remi Konradus,1,Rista,1,Rista Korban Ledakan Gas,1,Romo Gusti,1,Romo Max Regus,1,Rote Ndao,1,Ruben Onsu,2,Sabono dan Nona Ambon,1,Safari Politik Ansy Lema,1,Sarwendah,2,Seleksi Akpol 2024,1,Seminari BSB Maumere,1,Sengketa Lahan,1,Shayne Pattyanama,1,Sikka,1,Sis Jane,1,Solar Panel Listrik,1,Spanyol vs Kroasia,1,Status Gunung Kelimutu,1,STF Driyarkara,1,Sumba,1,Sumba Tengah,1,Survei Ansy Lema,1,Survei Charta Politika,1,Survei Indikator Politik,1,Susana Florika Marianti Kandaimau,1,Suster Inosensi,1,Tanah Longsor,1,Tenaga Kerja NTT,1,Tersangka EP,1,Timor Express,1,TPNPM-OPM,1,TTU,2,Universalia,3,Untar,1,Uskup Agung Ende,3,Uskup Baru,3,Uskup Labuan Bajo,2,Uskup Maumere,1,Uskup Max Regus,1,Veronika Lake,1,Video Panas,1,Vina Cirebon,2,Viral NTT,1,Wanita Open BO,1,Yohanis Fransiskus Lema,10,
ltr
item
Si Anak Aren: Bela Khamenei
Bela Khamenei
Hamdalah, Indonesia masih punya perempuan teguh berpendirian, bernama Megawati yang membela Iran dan bangsa terjajah mengikuti ayahnya Bung Karno.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi48iSq7_lazbVJruDZSevbQv3rs5DK4Lm9K2CSmfv18YY9rLd8y9LQkd3QNc9WCbnemdk4EEkKJoUleLn1blcplpMV_qzPSjpug9_GbLmNlfG3kwYxS3T5xPsBMMoiAYrZyaKKbjGK2ZOqyI48kQFSzuaxF0X8YKhV4CVxBVteiwmrHbZqitQW05VAes/w652-h367/Bela%20Khamenei.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi48iSq7_lazbVJruDZSevbQv3rs5DK4Lm9K2CSmfv18YY9rLd8y9LQkd3QNc9WCbnemdk4EEkKJoUleLn1blcplpMV_qzPSjpug9_GbLmNlfG3kwYxS3T5xPsBMMoiAYrZyaKKbjGK2ZOqyI48kQFSzuaxF0X8YKhV4CVxBVteiwmrHbZqitQW05VAes/s72-w652-c-h367/Bela%20Khamenei.jpg
Si Anak Aren
https://www.sianakaren.com/2026/03/bela-khamenei.html
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/2026/03/bela-khamenei.html
true
135189290626829409
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy