Keindahan destinasi wisata baru Bukit Leosikun di Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, TTU memanjakan mata dan hidupkan ekonomi pedesaan.
![]() |
Peresmian destinasi wisata Bukit Leosikun TTU. |
SIANAKAREN.COM -- Keindahan destinasi wisata baru Bukit Leosikun di Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menawarkan panorama alam yang memanjakan mata. Sejuk, tenang dan cocok untuk healing bersama keluarga.
Destinasi ini diresmikan pada 31 Desember 2025 oleh Pemerintah Desa Saenam bersama Karang Taruna.
Turut hadir dalam seremoni pembukaan destinasi ini Camat Miomaffo Barat, Komandan Satgas RI/RDTL Sektor Barat, Kapolsek Miomaffo Barat, Anggota DPRD TTU Veronika Lake, Kepala Puskesmas Miomaffo Barat, Kepala Desa Saenam, Kepala BPD dan anggota, tokoh adat, dan tokoh agama, dan karang taruna.
Pembukaan dimulai dengan pemotongan pita dan ibadat Syukur pemberkatan yang dipimpin oleh Pastor Paroki Eban, Romo Ignas Kabosu, Pr.
Keunggulan Wisata Bukit Leosikun
Desa Saenam memiliki luas sekitar 10 km², merupakan desa strategis yang berada di antara Gunung Mutis dan Gunung Binone.
Karena itu, beberapa tempat di desa Saenam menjanjikan keindahan panorama wisata yang memanjakan mata.
Salah satu pesona alam yang saat ini dipoles untuk menarik wisatawan adalah Bukit Leosikun. Panorama Bukit Leosikun memanjakan mata karena pengunjung dapat mengakses keindahan alam Gunung Mutis dan Gunung Binone dari ketinggian, serta keindahan alam pegunungan hingga Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Pengunjung seperti berada di atas langit sehingga menikmati alam ciptaan Tuhan dengan leluasa.
Jalan menuju ketinggian Bukit Leosikun ditata dan dicat berwarna, Lopo tempat beristirahat, pelataran Bukit Leosikun, serta spot foto yang memanjakan mata.
Dalam perencanaannya, area sekitar Bukit Leosikun akan dibangun kolam renang, dan arena jogging.
Bukit wisata Leosikun menawarkan panorama alam dan budaya yang eksotis, menjadikannya destinasi yang berpotensi untuk menarik pengunjung dari berbagai penjuru, termasuk masyarakat NTT umumnya.
Bukit Leosikun akan menjadi tempat singgah (transit) untuk para pendaki gunung Binone. Hanya berjarak 500 meter dari Bukit Leosikun, para wisatawan juga dapat menikmati keindahan Taman Wisata Au Eden, dan sekitar 2 km lebih jauh terdapat Air Terjun Pah Koto di Desa Tasinifu.
Dengan akses yang mudah berkat jalan beraspal Hot Mix, pengunjung dapat menjelajahi keindahan surga tersembunyi di kaki Gunung Mutis ini.
Kepala Desa Saenam Fransiskus Nofu menjelaskan, pembangunan destinasi pariwisata Bukit Leosikun memanfaatkan dana Desa, berkolaborasi dengan Diaspora, dan didukung penuh oleh Anggota DPRD TTU Fraksi PDIP Veronika Lake, MM.
“Pembangunan lokasi wisata ini menggunakan Dana Desa Tahun 2025 yang berjumlah Rp.107 juta. Proyek ini meliputi pembangunan jalan, tangga, spot foto, lokasi peristirahatan, serta fasilitas pendukung lainnya. Terima kasih untuk masyarakat Desa Saenam, Karang Taruna Desa Saenam, dan semua pihak yang mendukung pembangunan Lokasi wisata ini,” ungkapnya.
Gairah Ekonomi Pedesaan
Berturut-turut memberikan sambutan setelah acara pemberkatan oleh Camat Miomaffo Barat Markus Nese, S.IP, Anggota DPRD Kabupaten TTU Veronika Lake, MM, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Letkol Arh Endis Fahrul Rizal,S.Hub.INT., MSC, Kapolsek Miomaffo Barat Ipda Paulus Naif SH, dan Kepala Puskesmas Eban Lory Babu.
Setiap sambutan memberikan apresiasi, harapan, dan masukan untuk perbaikan dan kemajuan Bukit Leosikun.
“Saya berharap tempat ini harus dijaga dan dirawat kebersihannya agar pengunjung merasa nyaman, betah, dan akan lagi. Sebagai pimpinan di Kecamatan ini, saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan pemerintah desa Saenam,” ujar Camat Markus Nese.
Sementara itu, Anggota DPRD Veronika Lake mengapresiasi inovasi, kerja keras, dan kerja cerdas pemerintah desa, masyarakat, dan karang taruna Desa Saenam sehingga Bukit Leosikun dapat dibuka.
“Kita berharap, kehadiran destinasi wisata Bukit Leosikun dapat meningkatkan PAD Desa, meningkatkan pendapatan lokal melalui penjualan produk & jasa (kuliner, homestay, kerajinan), mengembangkan UMKM, dan memicu pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi desa seperti alam, budaya, dan kreativitas,” kata Veronika.
Kapolsek Miomaffo Barat, Ipda Paulus meminta Pemerintah Desa dan Karang Taruna untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar pengunjung merasa nyaman ketika berkunjung.
Hal ini diamini oleh Dansatgas Letkol Arh Endis yang menambahkan pentingnya promosi agar Bukit Leosikun semakin dikenal dan dikunjungi masyarakat.
Kepala Puskesmas Lori Babu menekankan aspek kebersihanan dan penambahan fasilitas kebersihan dan Kesehatan.
Dalam waktu dekat, Kepala Desa Saenam Fransiskus mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan Karang Taruna akan menggelar event budaya dan pementasan di Bukit Leosikun untuk semakin memperkenalkan pariwisata desa Saenam.
“Semua masukan dan ide ini kami tampung dan selanjutnya kami akan perlahan-lahan eksekusi untuk kemajuan pariwisata Bukit Leosikun,” paparnya.*

COMMENTS