--> LUMPUR JADI CUAN | Si Anak Aren

LUMPUR JADI CUAN

Presiden Prabowo menyatakan bahwa lumpur sisa banjir di Sumatera, khususnya Aceh, diminati pihak swasta untuk dibeli dan dimanfaatkan.

Lumpur banjir Sumatera.

Pernahkah Anda membayangkan sebelumnya bahwa lumpur bisa jadi cuan?

Rasa-rasanya belum pernah.

Yang ada hanya bahwa lumpur hasil bencana dibuang atau dikeruk sedemikian rupa agar kondisi pemukiman atau kawasan bencana kembali normal.

Baru di masa pemerintahan Prabowo Subianto, lumpur jadi cuan.

Dalam rapat terbatas dengan pemerintah daerah pada 1 Januari 2026 di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo menyatakan bahwa lumpur sisa banjir di Sumatera, khususnya Aceh, diminati pihak swasta untuk dibeli dan dimanfaatkan. 

Harapannya, hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak melalui program normalisasi sungai, pengelolaan lahan sawah, dan pekerjaan pemulihan infrastruktur.

Pihak pemerintah daerah didorong untuk menilai peluang ini secara transparan, memastikan penggunaan lumpur memberikan manfaat nyata bagi pemulihan lingkungan dan ekonomi lokal.

Pemerintah pusat pun siap fasilitasi, tapi daerah pegang kendali utama atas pengelolaannya.

Setidaknya, ernyataan Prabowo ini sama sekali baru dalam sistem manajemen bencana nasional. Memang sedikit sarkas, tapi juga realistis. Bahwa ada nilai ekonomi dalam lumpur yang terbawa banjir.​

Secara teknis, benar bahwa lumpur bisa diolah menjadi material bangunan atau pupuk, sehingga menciptakan lapangan kerja lokal. Hasil penjualan langsung dialokasikan untuk normalisasi sungai, perbaikan sawah, dan infrastruktur.

Pendapat ahli lingkungan menyebut lumpur banjir kaya mineral, berpotensi jadi semen atau ceramis jika diolah tepat. 

Namun, diperlukan pengujian kontaminasi logam berat untuk hindari pencemaran tanah baru. 

Mereka sarankan regulasi ketat: sertifikasi keamanan sebelum dijual, plus monitoring pasca-pemanfaatan agar tak ganggu ekosistem sungai.

Secara ekonomi, potensi nilai lumpur triliunan rupiah bisa bangkitkan UMKM pengolah, tingkatkan PDRB Aceh hingga 5-10% dalam 2 tahun.

Kedengarannya memang latah. Namun bagi Prabowo, segala sesuatu bisa jadi cuan. Dan ia sendiri sedang mengalokasikan dana Rp60 triliun untuk pemulihan kawasan bencana Sumatera.

Jika ditambah dengan nilai lumpur yang tersebar di tiga provinsi, tentu saja mempercepat pemulihan.

Namun demikian, sampai berapa lama proses pengolahan lumpur tersebut? Padahal yang dibutuhkan saat ini adalah percepatan pemulihan kawasan bencana.

Jauh dari bayang-bayang ekonomi, muncul satu pertanyaan konspiratif: mengapa hanya lumpur Aceh yang dijual ke pihak swasta? Ada apa di balik lumpur-lumpur tersebut?

Kalaupun lumpur memiliki nilai ekonomis, mengapa tidak berlaku juga di daerah lain yang juga terdampak bencana? Di Sumatera Utara, atau di Sumatera Barat.

Diam-diam, pemerintah ternyata telah mendapatkan informasi berharga dari warga.

Pasca banjir, warga Aceh menemukan emas di di antara lumpur ketika membersihkan rumah. Peristiwa tersebut terjadi di Gampong Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat.

Namun, bagaimana sebetulnya emas bisa ditemukan di wilayah terdampak banjir dan longsor?

Dosen dan peneliti bidang Sumber Daya Mineral, Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), sekaligus Staf Khusus Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Lucas Donny Setijadji mengungkapkan bahwa wilayah Aceh memiliki sumber daya mineral emas. 

"Banyak wilayah kepulauan Indonesia termasuk Aceh yang memiliki sumberdaya mineral khususnya emas," ungkap Lucas ketika dihubungi Kompas.com pada Sabtu (20/12/2025).  

Lucas menjelaskan bahwa fenomena tersebut disebabkan butiran emas termasuk salah satu logam yang resilien atau bertahan terhadap proses pelapukan. Sehingga batuan-batuan yang mengandung butiran emas, yang pada awalnya kadarnya rendah dalam kisaran ppm atau gram per ton, akan tetap bertahan sebagai butiran emas, sedangkan mineral lainnya umumnya telah berubah menjadi tanah. 

Ketika sebagian besar tanah bergerak menjauh karena kejadian banjir, butiran emas yang masih utuh dan berat jenisnya tinggi akan tertahan relatif dekat dengan sumber batuan asalnya.

Dengan mengelola lumpur, pemerintah tahu bahwa ada potensi cuan di situ.

Mereka tak hanya mendukung proyek penggundulan hutan untuk kepentingan bisnis.

Mereka juga bermanuver untuk mendapatkan cuan dari proses pengelolaan lumpur.

Beberapa teori konspirasi lain pun sempat mengemuka dalam beberapa waktu terakhir ini sebagai keterkaitan yang mungkin tidak banyak direnungkan tentang tanah Rencong.

Mula-mula dimulai dengan tsunami Aceh tahun 2004.

Sebuah teori konspirasi menyebut bahwa peristiwa naas itu bukan semata-mata tsunami alamiah, melainkan proyek uji coba teknologi. Kesaksian warga penyintas bencana pernah mengakui mereka mendengar semacam ledakan besar dari arah laut sebelum air bah menderu.

Baru-baru ini, terekspos juga teori konspirasi lain yang menyebut bahwa Aceh memang menyimpan miliaran barel minyak dan gas serta emas di dalam isi perutnya.

Setelah Qatar dan Arab mulai kehabisan sumber minyak, hegemoni global mencoba mencari sumber baru di kawasan lain, salah satunya Aceh, daerah yang rentan teragitasi politik.

Pada 18 Februari 2025, beredar klaim yang menyebutkan bahwa cadangan gas di Aceh lebih besar dibandingkan dengan Timur Tengah. 

Klaim ini pertama kali muncul dari pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang menyatakan bahwa kekayaan gas alam Aceh dapat melunasi utang Indonesia.

Mengutip laporan dari KBA.ONE pada 31 Desember 2023, potensi gas yang ditemukan di Wilayah Kerja Andaman Aceh diperkirakan mencapai 6,0 triliun standar kaki kubik (Tscf). Sumur Layaran-1 dibor hingga kedalaman 4.208 meter, dengan kedalaman air laut 1.207 meter.

Menurut laporan SKK Migas, temuan ini merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir dan berpotensi meningkatkan daya tarik investasi energi di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan WK Andaman terdiri dari 3 WK yaitu Andaman I yang dikelola oleh Mubadala Petroleum RSC Ltd, Andaman II oleh Premier Oil Andaman Ltd dan Andaman III oleh  Repsol Andaman B.V. Potensi masing-masing WK tersebut diperkirakan rata-rata 6,0 Tscf ini bakal menjadi yang terbesar di dunia.

Secara keseluruhan, total cadagang gas di Indonesia mencapai sekitar 50 Tscf.

Perlu diketahui bahwa data Our World in Data mengungkap total cadangan gas terbukti di Timur Tengah pada tahun 2020 mencapai 75,87 triliun standar kaki kubik (Tscf). 

Jika digabungkan dengan wilayah Afrika Utara, yang mencakup negara-negara seperti Aljazair, Libya, dan Mesir, total cadangan gas di kedua kawasan ini dapat mencapai lebih dari lebih dari 80 TSCF.

Selain migas yang secara diam-diam mulai dilirik, Aceh juga memiliki potensi perkebunan ganja, dengan saat ini sudah banyak ladang ganja ilegal yang beroperasi.

Dengan kejadian seperti tsunami, bencana alam, dan lainnya membuat beberapa pihak yang percaya pada teori-teori konspirasi mulai berpikir kritis.

Barangkali masyarakat tidak dipaksa untuk meninggalkan tanahnya. Tapi oleh karena trauma psikologis, tekanan dan merasa terabaikan, mereka dengan lapang dada pergi dari tanahnya.

Lalu tiba-tiba kekuatan ekonomi global muncul dan mulai beroperasi di wilayah ini.

Teori-teori konspirasi seperti ini memang cukup sensitif untuk didiskusikan di ruang publik, tetapi menjadi catatan fondasi kritis untuk merenungkan lebih dalam fakta-fakta empiris.

Dengan lumpur pun jadi cuan, kita mesti bertanya: ada apa dengan lumpur Aceh sehingga diminati?

Tidak puaskah mereka dengan ratusan ribu hektar hutan yang digundul, sungai-sungai yang dikeruk dan gelondongan kayu yang jadi saksi manipulasi kebijakan?*

COMMENTS

Entri yang Diunggulkan

MENEMUKAN MEMPELAI ABADI

Alm. Praka Satria Taopan. [Obituari alm. Praka Satria Taopan] Ayahanda, Dominggus Taopan masih mengingat jelas pesan putranya di ujung telep...

Nama

4 Wanita Pesta Miras,1,Ade Chaerunisa,1,Adonara,1,Advetorial,1,Ahmad Sahroni,1,Aktor Politik,7,Alex Longginus,2,Andreas Hugo Pareira,3,Anggota DPRD TTU,1,Ansar Rera,1,Ansy Jane,1,Ansy Lema,28,Ansy Lema for NTT,3,Apel Hari Pancasila Ende,1,Bandara Ende,1,Bandara Maumere,1,Bank NTT,1,Bapa Sindi,1,Bapa Suci,1,Bayi Menangis,1,Bela Negara,1,Bentrok Antar Gereja,1,Berita Flores,1,Bertrand Peto,1,Bertrand Pulang Kampung,1,Beta Cinta NTT,4,Betrand Peto,1,Bupati Sikka,1,Cafe Alung,1,Calon Gubernur NTT,6,Calon Gubernur PDIP,1,Car Free Night,1,Carlo Ancelotti,1,Catar Akpol Polda NTT,1,Dana Pensiun,1,Danau Kelimutu,1,Danau Tiga Warna,1,Degradasi Pancasila,1,Desa Fatunisuan,1,Doktor Filsafat dari Nagekeo,1,DPD Hanura NTT,1,DPO Kasu Vina,1,DPRD Nagekeo,2,Dr. Sylvester Kanisius Laku,1,El Asamau,1,Elektabilitas Ansy Lema,1,Elon Musk,1,Ende,3,Erupsi Gunung Lewotobi,2,Euro 2024,1,Film Vina,1,Flores,1,Flores NTT,1,Flores Timur,4,GABK,1,Gen Z,1,GPIB,1,Gubenur NTT,1,Gubernur NTT 2024,1,Gugat Cerai,1,Gunung Kelimutu,1,Gunung Lewotobi,2,Guru Remas Payudara,1,Gusti Brewon,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia,1,Hendrik Fonataba,1,Hukrim,24,Hukum-Kriminal,11,Humaniora,176,Ikatan Dosen Katolik,1,IKDKI,1,Influencer NTT,1,Insight,15,Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus,1,Jane Natalia,1,Jual Beli Tanah,1,Kadis Koperasi,1,Kaka Ansy,3,Kakek Sabono,1,Kasus Kriminal di NTT,1,Kata-Kata Elon Musk,1,Kata-Kata Inspiratif,2,Kejati NTT,2,Kekerasan Seksual di NTT,1,Keluarga Onsu,1,Kepsek di Rote Ndao,1,Kepsek di TTU,1,Keuskupan Labuan Bajo,1,Keuskupan Maumere,1,KKB,1,Komodo,1,Komuni Pertama,1,Kongres PMKRI,1,Kontroversi PMKRI,1,Korban Longsor,1,Kota Kupang,1,Kunjungan Paus ke Indonesia,1,Labuan Bajo,1,Ledakan Gas,1,Lemondial Business School,1,Liga Champions,1,Longsor di Ende,1,Longsor di Flores,1,Longsor di Nagekeo,1,Mafia Tanah,1,Mahasiswa Nagekeo,1,Malaysia,1,Mama Sindi,1,Maumere Viral,1,Max Regus,1,Media di NTT,1,Megawati,1,Megawati ke Ende,1,Melki Laka Lena,1,Mesum Dalam Mobil,1,Mgr Ewald Sedu,1,Milenial Sikka,1,MK,1,Model Bali,1,Nagekeo,1,Nasional,45,Nelayan NTT,1,Nenek Tenggelam,1,Nona Ambon,1,NTT,1,Pamulang,1,Panti Asuhan Naungan Kasih,1,Papua,1,Pariwisata,6,Paroki Nangahure,1,Pastor Paroki Kisol,1,Pater Budi Kleden SVD,1,Paulus Budi Kleden,2,Paus Fransiskus,3,Paus Fransiskus Tiba di Indonesia,1,Pegi alias Perong,2,Pegi Setiawan,2,Pekerja NTT di Malaysia,1,Pelaku Penikaman,1,Pemain Naturalisasi,1,Pemerkosaan di NTT,1,Pemerkosaan Guru,1,Penggerebekan,1,Pensiunan Bank NTT,1,perempuan dan anak ntt,1,Perempuan NTT,1,Pertanian NTT,1,Piala Liga Champios,1,Pilgub NTT,23,Pilkada NTT,1,Pj Bupati Nagekeo,2,PMI NTT,1,PMKRI,1,PMKRI Papua,1,Polda NTT,1,Politik,29,Polres Sikka,1,Polresta Kupang Kota,1,Pos Kupang,1,Profil Ansy Lema,1,Putra Nagekeo,1,Putusan MK Terbaru,1,Raimudus Nggajo,2,Raja UCL,1,Rasis NTT,1,Refafi Gah,1,Rekonsiliasi Kasus Pamulang,1,Relawan Bara Juang,1,Remi Konradus,1,Rista,1,Rista Korban Ledakan Gas,1,Romo Gusti,1,Romo Max Regus,1,Rote Ndao,1,Ruben Onsu,2,Sabono dan Nona Ambon,1,Safari Politik Ansy Lema,1,Sarwendah,2,Seleksi Akpol 2024,1,Seminari BSB Maumere,1,Sengketa Lahan,1,Shayne Pattyanama,1,Sikka,1,Sis Jane,1,Solar Panel Listrik,1,Spanyol vs Kroasia,1,Status Gunung Kelimutu,1,STF Driyarkara,1,Sumba,1,Sumba Tengah,1,Survei Ansy Lema,1,Survei Charta Politika,1,Survei Indikator Politik,1,Susana Florika Marianti Kandaimau,1,Suster Inosensi,1,Tanah Longsor,1,Tenaga Kerja NTT,1,Tersangka EP,1,Timor Express,1,TPNPM-OPM,1,TTU,2,Universalia,3,Untar,1,Uskup Agung Ende,3,Uskup Baru,3,Uskup Labuan Bajo,2,Uskup Maumere,1,Uskup Max Regus,1,Veronika Lake,1,Video Panas,1,Vina Cirebon,2,Viral NTT,1,Wanita Open BO,1,Yohanis Fransiskus Lema,10,
ltr
item
Si Anak Aren: LUMPUR JADI CUAN
LUMPUR JADI CUAN
Presiden Prabowo menyatakan bahwa lumpur sisa banjir di Sumatera, khususnya Aceh, diminati pihak swasta untuk dibeli dan dimanfaatkan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpnzkQRBF2myu9No3IxB-YoG_vXqAtlUqYlB2KSv2n-Fh24BL1pewYhVHVccauwe68ry048nxN1ni9EcBiLOzYpQucX0PycqIgtXu1zi_fw5CFPHfsJ9pY_1w1FaVyBljoSRJHH4zIIs1PUaaNkFtLlvZAi8cXynAnkySfQCr98VmirVK8qqRcs98jdZs/w637-h358/LUMPUR%20JADI%20CUAN.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpnzkQRBF2myu9No3IxB-YoG_vXqAtlUqYlB2KSv2n-Fh24BL1pewYhVHVccauwe68ry048nxN1ni9EcBiLOzYpQucX0PycqIgtXu1zi_fw5CFPHfsJ9pY_1w1FaVyBljoSRJHH4zIIs1PUaaNkFtLlvZAi8cXynAnkySfQCr98VmirVK8qqRcs98jdZs/s72-w637-c-h358/LUMPUR%20JADI%20CUAN.jpg
Si Anak Aren
https://www.sianakaren.com/2026/01/lumpur-jadi-cuan.html
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/
https://www.sianakaren.com/2026/01/lumpur-jadi-cuan.html
true
135189290626829409
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy